November 14, 2013

Melihat apa Terlihat.

Kadang kulihat kehidupan penuh ironi dan misteri
kulihat seruan kebaikan, diberi asid sarcasm
kulihat seruan kejahatan, diberi madu manisnya ayat.
Kucuba berlari mencari jawaban atas diri ini
Dan ku pernah terhenti
Terhenti kerna manusia kuat menguji
lantas tersekat dijaring duri
Memikirkan yang tidak dapat kupikirkan
Melihat apa yang tidak dapatku lihatkan
Kuterjebak dalam jaring-jaring kelekaan
Sering jua Kealpaanku dalam kebaikan
Cahaya kegelapan begitu menyilaukan mataku
tapi yang pasti
setelah datangnya gelap, hadirnya cahaya buat mereka dan aku
Rasa pegal, sengal, putus asa sering berkunjung
menguji hati, siapa yang jujur
siapa yang sabar
Dan siapa yang taat dalam ketaatan pada keriyakan.
Tidak dilupa sang ujub meraikan.
Pencipta Alam sering melihatku
melihat kakiku yang membawa cebisan dosa usaha
setiap doa ku pahat ampunan dari yang maha Kuasa
karnaku tahu, pencipta itu suka akan keampunan hamba-Nya.
Azrialfateh, Tawau 2.11