February 23, 2016

Perempuan


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Perempuan
Tidak memahami dirinya perempuan
Apatah lagi kau
Lelaki 
ingin memahami sepenuhnya
Perempuan


Fahami hatinya sulit
Fahami akalnya juga
Sama
Hanya kau bisa memahami
Dari nurani manusia
Butuh saling melengkapi

Katanya perempuan itu lemah
Ternyata
Lebih kuat
Dari terjahan ombak
Kadang !
Kadang !

Perempuan suram masa lalu, 
 tak berharga
Menjadikan lebih tegar 
dan lebih siap bertarung
Hari ini

Bukan untuk menjadi pemimpin
si lelaki
Hanya kesetaraan 
agar bisa mengimbangi
Hidup berperibadi

Cintanya Perempuan
itu mekar
menghidupkan pengharapan
Tapi jangan pernah lalai !
bisa juga membunuh
kehidupan

Kata Rangga !
Perempuan datang atas nama cinta,
Kata ku 
Perempuan datang atas berbagai
Perasaan dan hati
Ada yang untuk dicaci
Dimaki
Dipuja
Disayangi
Dan untuk dijadikan isteri

Jadi menteri
dalam kerajaan hati.

Dari mata seorang hawa
Ada karya surga
Bukan untuk sesiapa
Tapi untuk dirinya
Juga yang mahu memahaminya

Surga yang untuk dibahagikan.

Perempuan hanya punya satu hati
Malah kuat membagi hati
Tenang perempuan !

Yang tak mampu ditangkap mata,
mampu ditangkap rasa
Muliakanlah,
Muliakanlah
berkah Ilahi ada pada perempuan

Makluk yang dipersembakan Tuhan
Untuk kehidupan
Untuk diriku


Quba' | Januari 23, 2016