February 22, 2016

Puisi : Malam


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Melihat langit malam
Meriahnya dalam
Jauh tak berpenghuni
Adapun
Kadang mendamaikan
Walau ruangnya sepi


Langit malam itu
Sepertinya memanggil
Berlari
kepadanya
Maunya datang
Dengan mata atau hati
Pilih !

Lemparkan segenap 
Kelukaan 
Kehampaan
Melewati lapisan makrokosmos

Kan lelah memijak bumi
Gelagat manusia
Mulai meracuni
Segenap ruang budi
Dan hati
Menembus ke dasar bumi

Pekatnya malam 
Meredam keping-kepingan kisah

Ahh, Ayuh pergi !

Pulang dulu
Dari gelap malam
Kerana siang bakal mengambil ruang
Dimana kau temukan
Manusia berkejaran
Kepada tuhan dan sembahan.
Kepada cacian dan umpatan

Sabarlah Demi Tuhan !

Azrialfateh | Januari, 22. 2016
Langit, Taman Semarak