July 13, 2016

Sorriso Lindo


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Bukan sekali senyumnya
Bahkan petualang hatinya telah gugah
Senyuman itu menjadi bukan asing
Saatnya memeluk tubuh sendiri
Mengemosikan hati


Kau tak aku ingin mematikan kisah,
Jendela bertutup
Ruang cahaya tetap menusuk
Jauh berjalan fikirku

Kisah semalam
Menghembus seperti angin
Laju ! Laju ! dan Laju !
Belum sempat memperkatakan
hanya memendamkan yang demikian luahan

Memandang dikejauhan
Ada yang tak beres
Ada yang tertinggal
Sebelum mengangkat jejak
Sekali ini aku jatuh
Entah ianya cinta - Atau
Hanya keinginan 
Mungkin juga ketidakwarasan

Terakhir senyumannya petang itu
Menghidupkan pengharapan
Walau langkah dihuni
Rasa rugi,
Rasa kurang berani
Kerana cinta dihadapan
Tak juga mahu kehadapan

Kali ini aku mengerti
Senyuman itu punya ribu tafsiran
Senyuman itu tak hanya satu sedekah
Ianya juga pasti keratan berbagi perasaan

Apakah senyuman indah itu datang
Hanya sebagai kemungkinan

Esok ?
Semoga aku tetap bisa
Menikmati senyuman diwaktu senja itu
Senyuman yang kukira
Mengharmoniskan jiwa

Empayer, Twu | Julai, 12, 2016