November 21, 2016

Negeri Tanpa Kejujuran


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Kenapa kita tak mau jujur?  Negeri kita
Tak ada lagi !
Kini negeri ini milik korupsi
Tak ada baki yang lebih murni



Kenapa kita tak mau jujur? ― Negeri kita
Ditimpa bencana !
Bukan peperangan
Tapi kematian daya fikir

Kenapa kita tak mau jujur?
Ada ribuan mahasiswa
Berjalan menanggung berat hutang
Tapi pekerjaan sarat membuang

Kenapa kita tak mau jujur?
Ketika seorang bahkan ramai menteri, melenyapkan uang!
Melenyapkan budi pekerti, membenih kebodohan
Kata matamu penuh kejutan, kata hatimu membiarkan.

Kenapa kita tak mau jujur?
Anak-anak kini, jalannya kiri
Membesar lebih pantas dari teknologi
Hidup semaunya dimaki, tanpa kenal sosok diri

Kini kita diheret
Ditengah padang berhimpun keluhan
Alam semakin tragis di kais!
Bumi membentukkan manusia segala macam.

Kenapa kita tau mau jujur?
Ataukah negeri kita kehilangan faham'?

Bilakah sebenarnya kita mahu berlaku jujur?
Pada suara yang kita laung?
Atau menunggu bulan kejujuran dibarat
Menghukum lalu

Tidak sendiri kita dinegeri ini!
Kejujuran seorang tak cukup

Jalan Fajar | 8 November 2016