March 25, 2017

Linguistik Bumi


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang 

Semalam
Hujan menari
Hampir
Sehari

Langit tidak menghadirkan
Matahari
Hanya Cahaya
Sempat mengunjungi

Mungkin hari ini dendam
Baginya


Bumi pun tidak
Mahu berpihak
Penat
Tenat
Karena Manusia

Berkumpul keluhan jutaan
Makhluk
Yang Merosakkan
Yang Memakmurkan

Bumi tidak lagi mahu berkomunikasi
Bahasanya kini diam
Digenggam
Panas ini cukup jadi bukti
Bahasa bumi
Dibawa Matahari

Kita semua antagonis
Bumi dikais dikikis
Tragis
Sedih kita tidak 
Apatahlagi mau nangis

Tinggal saja
Aku, Kau, Kita
Menunggu
Terbakar
Sendiri
Di lantai Bumi

Multibake Fajar | May 10, 2016

Puisi ini dibawa kembali sempena kempen #EarthHour hari ini 25 March.